Gebyar Ibu Hamil Margomulyo Seyegan Perkuat Upaya Percepatan Penurunan Stunting

  • Dec 15, 2025
  • KIM Margo Raras

SEYEGAN - Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan, Kabupaten Sleman menggelar kegiatan pemaksimalan peran Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS), Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) Stunting yang diwujudkan dalam Gebyar Ibu Hamil serta pemberian PMT bagi ibu hamil (Bumil). Kegiatan yang digelar pada hari Sabtu (13/12/2025), bertempat di Gedung Serbaguna Kalurahan Margomulyo.

Kegiatan ini diikuti oleh 40 ibu hamil dari wilayah Kalurahan Margomulyo sebagai upaya mendukung percepatan penurunan stunting sejak masa kehamilan. Para peserta mendapatkan edukasi kesehatan ibu hamil serta Pemberian Makanan Tambahan (PMT) guna meningkatkan asupan gizi ibu dan calon bayi.


Dalam sambutannya, Eko Puji Mulyanto, Lurah Margomulyo menegaskan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam pencegahan stunting.
“Pencegahan stunting tidak bisa dilakukan sendiri. Peran TPPS, KPM, dan TPK harus terus dimaksimalkan agar pendampingan ibu hamil dan balita dapat berjalan optimal hingga tingkat keluarga,” ujar Lurah Margomulyo.


Sementara itu, Kepala Puskesmas Seyegan, dr. Reni Anjar Asmarani, menyampaikan bahwa masa kehamilan merupakan periode krusial dalam menentukan kualitas tumbuh kembang anak.
“Kesehatan ibu hamil sangat menentukan masa depan anak. Pemeriksaan rutin, konsumsi gizi seimbang, serta kepatuhan minum tablet tambah darah menjadi hal yang wajib diperhatikan,” jelasnya.


Sementara itu, Kamituwo Margomulyo, Prasetyo Sujanarko mengajak para kader dan masyarakat untuk aktif melakukan pendampingan.
“Peran kader di lapangan sangat penting. Dengan pendampingan yang intensif, kita bisa mencegah stunting sejak dini dan memastikan ibu hamil mendapatkan layanan yang dibutuhkan,” tuturnya.


Setelah itu secara simbolis, Lurah Margomulyo memberikan PMT kepada  3 bumil sebagai perwakilan bumil yang hadir. Adapun paket yang diterima oleh ibu hamil adalah Beras 5 kg, Gulojowo 1 kg, Telur 1 kg, Kentang 1 kg, Teri 1 bks, Abon 1 bks, Buah 1 paket, dan Biscuit 1 bks.
Selain pemberian PMT, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan koordinasi antara TPPS, KPM dan TPK Stunting dalam melakukan pendataan, pemantauan, serta pendampingan keluarga berisiko stunting di wilayah Kalurahan Margomulyo. Sedangkan bagi Bumil juga akan memperoleh pencerahan berkaitan pencegahan stunting dengan digelarnya Talk Show dengan tema "Pencegahan Stunting sejak dini" yang menghadirkan Nara sumber dokter spesialis kandungan dari RS Queen Latifa Yogyakarta dan juga fasilitas periksa kesehatan gratis bagi bumil berkaitan dengan periksa tensi, gula darah dan asam urat.
Melalui kegiatan Gebyar Ibu Hamil ini, Pemerintah Kalurahan Margomulyo berharap kesadaran ibu hamil akan pentingnya menjaga kesehatan selama kehamilan semakin meningkat, sekaligus memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan bebas stunting. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)