Jelang Lebaran, RT-RW Margomulyo Diperkuat: Keamanan, Kebersihan dan Pengawasan Anak Jadi Sorotan
- Mar 15, 2026
- KIM Margo Raras
SEYEGAN - Menjelang Hari Raya Idul Fitri, kewaspadaan masyarakat menjadi perhatian utama pemerintah kalurahan. Hal ini menjadi salah satu fokus dalam kegiatan pembinaan RT dan RW yang digelar pada Jumat (13/3/2026) di Gedung Serbaguna Kalurahan Margomulyo.
Kegiatan tersebut dihadiri Lurah dan Pamong Kalurahan Margomulyo, serta 88 Ketua RT dan 28 Ketua RW. Pertemuan ini menjadi ruang koordinasi sekaligus penguatan peran RT dan RW dalam menjaga ketertiban serta membangun kehidupan sosial masyarakat di tingkat lingkungan.
Kepala Jawatan Keamanan Kapanewon Seyegan, Tuntas Joko Kunjono, SE, dalam pengarahannya menyoroti meningkatnya potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat menjelang Lebaran, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.
“Menjelang Lebaran biasanya tingkat gangguan keamanan meningkat. Karena itu masyarakat perlu melakukan deteksi dini dan pencegahan sedini mungkin di lingkungannya masing-masing,” ujarnya.
Ia juga menyinggung meningkatnya kunjungan wisata di wilayah sekitar yang di satu sisi berdampak positif bagi perekonomian masyarakat. Namun di sisi lain, kondisi tersebut juga berpotensi memunculkan persoalan baru, seperti meningkatnya volume sampah maupun potensi gangguan kamtibmas.
“Kunjungan wisata membawa dampak ekonomi yang baik, tetapi juga perlu diimbangi dengan kesiapsiagaan masyarakat, termasuk menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan patroli serta siskamling,” tambahnya.
Selain keamanan, masyarakat juga diminta memperhatikan mitigasi bencana serta pengawasan terhadap anak-anak di lingkungan masing-masing.
“Anak-anak pada pukul 22.00 sampai 04.00 sebaiknya sudah dalam pantauan orang tua,” tegasnya.
Sementara itu, Babinsa Kalurahan Margomulyo, Suhirno, menyoroti kondisi keamanan wilayah menjelang dan sesudah Idul Fitri. Ia mengajak masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih aktif mengawasi aktivitas anak-anak.
“Orang tua perlu berperan aktif memantau anak agar tidak bermain petasan yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.
Ia juga mengingatkan masyarakat yang akan mudik atau bepergian jauh untuk memastikan kondisi rumah dalam keadaan aman.
“Sebelum meninggalkan rumah, pastikan listrik dan kompor sudah dicek dan dalam kondisi aman. Lakukan check dan re check agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan,” pesannya.
Lebih jauh, kegiatan pembinaan ini menegaskan kembali pentingnya peran RT dan RW sebagai garda terdepan dalam kehidupan bermasyarakat. Tidak hanya dalam menjaga keamanan lingkungan melalui siskamling, tetapi juga dalam menggerakkan gotong royong, mengelola sampah, hingga menjadi pihak pertama yang menangani berbagai persoalan sosial di tingkat lokal.
Melalui pembinaan ini diharapkan para ketua RT dan RW dapat semakin aktif menggerakkan masyarakat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, bersih, dan harmonis menjelang maupun setelah perayaan Idul Fitri. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)