Kader Kesehatan Seyegan Antusias Ikuti Talk Show THT Sehat untuk Semua pada HKN ke-61
- Nov 13, 2025
- KIM Margo Raras
SEYEGAN - Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 61 dimanfaatkan oleh Puskesmas Seyegan untuk mengadakan Jambore Kader Kesehatan sekaligus peningkatan kapasitas bagi kader dengan menyelenggarakan Talk Show THT Sehat untuk semua: Kunci Produktivitas dan kualitas hidup yang lebih baik. Kegiatan yang dilaksanakan di RM Tanah Kita pada hari Rabu (12/11/2025) tersebut merupakan kerjasama dengan Rumah Sakit Queen Latifa Yogyakarta. Acara ini sendiri diikuti oleh kader kesehatan dari 5 Kalurahan yang berjumlah lebih dari 100 orang tersebut.
sebagai pengantar, Dian Kusuma, Penanggung jawab Promosi Kesehatan Puskesmas Seyegan menyampaikan apresiasi kepada para kader atas dedikasinya dalam mendampingi masyarakat di bidang kesehatan.
“Kader adalah ujung tombak layanan kesehatan di masyarakat. Melalui edukasi tentang THT ini, diharapkan para kader mampu mengenali gejala awal gangguan telinga, hidung, dan tenggorokan serta memberikan penyuluhan sederhana di lingkungan masing-masing,” ujar Dian dalam sambutannya
Dian juga berpesan bahwa Kader adalah duta kesehatan di lingkungan masing-masing. Dengan memahami dasar-dasar perawatan THT, kader bisa membantu mencegah banyak masalah sebelum menjadi penyakit serius.
Talk show menghadirkan narasumber dr. Deoni Daniswara, Sp.THT-KL, yang menjelaskan berbagai topik seputar perawatan telinga, pencegahan flu dan sinusitis, hingga cara menjaga kesehatan tenggorokan. Para kader juga diajak berdiskusi interaktif mengenai kebiasaan masyarakat yang sering keliru, seperti membersihkan telinga dengan cotton bud atau mengabaikan etika batuk dan bersin. Suasana berlangsung aktif dan penuh semangat, ditandai dengan banyaknya kader yang mengajukan pertanyaan.
Dalam materinya, Deoni menyampaikan bahasan mengenai mengapa THT itu penting, masalah THT yang biasa ditemui, dan peran kader kesehatan terkait dengan edukasi PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) terkait kesehatan THT. Kader diberi panduan untuk menyampaikan pesan kunci kepada warga, seperti pentingnya menjaga kebersihan telinga, etika batuk, serta menghindari rokok dan polusi udara sebagai upaya pencegahan penyakit saluran napas atas.
Melalui kegiatan ini, diharapkan kader kesehatan dapat menjadi agen perubahan dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan Telinga, Hidung, dan Tenggorokan.
“Kami berharap ilmu yang diperoleh hari ini bisa diteruskan kepada masyarakat di posyandu dan kegiatan kemasyarakatan lainnya,” ujar dr. Deoni diakhir paparannya.
Setelah selesai pemaparan, dibuka sesi diskusi yang dimanfaatkan oleh kader untuk aktif bertanya, terutama soal cara mengatasi hidung tersumbat, tenggorokan kering, dan kebiasaan anak-anak yang suka mengorek telinga. Suasana semakin hidup ketika narasumber memberikan kuis ringan berhadiah untuk kader yang paling aktif menjawab pertanyaan.
Di akhir acara, para kader menyampaikan rasa senang dan bersyukur bisa mendapatkan pengetahuan baru.
“Sekarang saya jadi tahu bahwa cotton bud justru bisa mendorong kotoran masuk ke dalam telinga. Nanti saya sosialisasikan ke warga,” ujar salah satu kader sambil tersenyum.
Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, semangat para kader Kesehatan Seyegan untuk menjaga kesehatan masyarakat semakin kuat. Dengan ilmu baru tentang Telinga, Hidung, dan Tenggorokan, mereka siap menjadi agen perubahan menuju masyarakat yang lebih sehat dan sadar THT.
Dengan kegiatan edukatif seperti ini, Puskesmas Seyegan berharap para kader semakin siap menjadi agen perubahan dalam menjaga kesehatan masyarakat. Dari kader untuk warga, menuju Seyegan yang sehat, peduli, dan berdaya. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)