Margomulyo Gelar Muskalsus Penetapan Penerima Bantuan Jaman Sehat Dana Keistimewaan 2026

  • Mar 08, 2026
  • KIM Margo Raras

SEYEGAN - Pemerintah Kalurahan Margomulyo menggelar Musyawarah Kalurahan Khusus (Muskalsus) untuk penetapan penerima bantuan jamban sehat dari Dana Keistimewaan Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu (7/3/2026) dengan agenda validasi, finalisasi, serta penetapan calon penerima dan cadangan penerima bantuan jamban sehat.

Muskalsus diikuti oleh unsur Pemerintah Kalurahan, para Dukuh, BPKAL, Babinsa/Bhabinkamtibmas, LPMKal, Karang Taruna, RT/RW, serta tokoh masyarakat.

Dalam musyawarah tersebut disepakati sebanyak 6 Kepala Keluarga (KK) sebagai calon penerima bantuan jamban sehat Dana Keistimewaan tahun 2026, serta 12 KK sebagai cadangan penerima bantuan.

Pemerintah Kalurahan melalui Carik Margomulyo, Irvan Susanto, S.Pd, menyampaikan penjelasan mengenai tujuan program, kriteria penerima, serta teknis pelaksanaan pembangunan jamban sehat. Ia juga menekankan pentingnya sanitasi yang layak dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.

Program jambanisasi yang didanai melalui Dana Keistimewaan (Danais) DIY merupakan salah satu upaya peningkatan sanitasi layak bagi warga pra-sejahtera guna menekan angka stunting dan kemiskinan. Bantuan yang diberikan berupa stimulan material bangunan seperti semen, kloset, dan pipa dengan nilai sekitar Rp7,5 juta per KK, atau disesuaikan dengan ketentuan kalurahan.

Program ini menyasar rumah tangga yang belum memiliki jamban atau masih menggunakan WC cemplung. Dalam pelaksanaannya, pembangunan jamban juga melibatkan partisipasi masyarakat melalui swadaya gotong royong.

Irvan menambahkan bahwa program jambanisasi merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas hidup masyarakat, khususnya dalam bidang kesehatan lingkungan.

“Dengan adanya bantuan ini, kami berharap seluruh warga dapat memiliki akses jamban yang sehat dan layak, sehingga dapat mencegah penyebaran penyakit akibat sanitasi buruk,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Irvan juga membacakan daftar nama penerima bantuan jamban sehat, baik 6 KK penerima utama maupun 12 KK cadangan yang telah disepakati dalam musyawarah.

Di akhir kegiatan, ia menyampaikan harapan agar program ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat.

“Sanitasi yang baik sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak. Dengan jamban yang sehat dan layak, kita berharap kualitas hidup warga semakin baik dan risiko stunting dapat ditekan,” tuturnya.

Program ini mendapat sambutan positif dari warga. Pembangunan jamban sehat dijadwalkan akan segera dimulai setelah proses pendistribusian material selesai dilaksanakan.

Kegiatan Muskalsus kemudian ditutup dengan penandatanganan Berita Acara Penetapan Penerima Bantuan Jamban Sehat Dana Keistimewaan Tahun 2026. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)