Monitoring dan Evaluasi Pendistribusian Pemakanan Lansia di Cibuk Kidul, Margoluwih
- Dec 23, 2025
- KIM Margo Raras
SEYEGAN - Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM), bersama dengan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kapanewon Seyegan mendampingi Pokmas Permakanan Lansia melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi pendistribusian bantuan permakanan bagi lansia di wilayah Cibuk Kidul pada Selasa (23/12/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bantuan permakanan diterima oleh para lansia secara tepat sasaran, tepat waktu, dan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pengecekan proses distribusi, kondisi penerima manfaat, serta kualitas bantuan permakanan yang disalurkan. Selain itu, tim juga berdialog dengan para lansia dan keluarga untuk menerima masukan maupun kendala yang dihadapi selama program berlangsung.
TKSK Kapanewon Seyegan, Nur Oktaviana menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan lansia, khususnya mereka yang membutuhkan perhatian dan dukungan sosial.
"Monitoring dan evaluasi ini kami lakukan untuk memastikan bantuan permakanan lansia benar-benar diterima oleh yang berhak serta sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Kami juga ingin memastikan kualitas bantuan tetap terjaga dan dapat menunjang kebutuhan gizi para lansia,” ujar Okta
Melalui monitoring dan evaluasi ini, diharapkan program permakanan lansia dapat berjalan lebih optimal, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi para penerima di wilayah Kalurahan Margoluwih, Kapanewon Seyegan.
Sutarto Agus, Ketua IPSM Kapanewon Seyegan yang mengikuti kegiatan Monev tersebut memberi apresiasi kepada Pokmas yang kebetulan diambilkan dari anggota PSM Kapanewon Seyegan yang telah membantu pendistribusian permakanan lansia dengan cukup bagus.
"Pokmas telah berkomitmen mendukung program permakanan lansia sebagai bentuk perhatian dan kepedulian terhadap kesejahteraan warga lanjut usia. Melalui kegiatan monitoring ini, kami berharap pelaksanaan program semakin tertib, tepat sasaran, dan berkelanjutan,” ungkap Sutarto.
Evita Wahyuni, Ketua Pokmas menyampaikan suka duka dalam pelaksanaan distribusi permakanan bagi Lansia. Pada dasarnya, jenis dan menu yang disajikan bisa diterima oleh penerima manfaat. Hanya pada awal awal program ada satu dua lansia yang menginginkan bubur. Secara keseluruhan lansia penerima manfaat dapat menerima dan bersyukur karena dapat menikmati sarapan dan makan siangnya yang komplit, ada nasi, lauk, sayur dan buah.
Yang sering menjadi kendala, dengan berjalannya waktu dan bertambahnya penerima manfaat, pokmas yang berjumlah 4 orang ini akan kerepotan untuk pendistribusiannya. Untuk itu perlu penambahan personil pokmas sehingga ketepatan waktu pendistribusian bisa dijaga. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)