MUI Seyegan Gandeng UPTD dalam Rakor Bahas Solusi Permasalahan Umat
- Oct 03, 2025
- KIM Margo Raras
SEYEGAN - Rapat Koordinasi Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cabang Kapanewon Seyegan pada hari Jum'at (3/10/2025) agak berbeda suasananya. Rakor tidak hanya dihadiri oleh Pengurus harian dan anggota komisinya, namun UPTD di wilayah Seyegan juga dihadirkan. Tidak kurang dari 5 UPTD dan Kamituwo dari 5 Kalurahan yang ada di wilayah Seyegan hadir dalam Rakor yang diselenggarakan setiap Sabtu Wage itu.
Ketua MUI Kapanewon Seyegan, Drs. H. Djumroni, S.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kepengurusan MUI Seyegan telah dilantik pada tanggal 9 Rajab 1446 H yang bertepatan dengan tanggal 10 Pebruari 2024. Dalam pelantikan tersebut, Ketua MUI Kabupaten Sleman yang hadir memberikan motivasi dengan mengajak semua pengurus agar bisa melaksanakan ketugasan organisasi dengan amanah. Menjadikan kepercayaan umat menjadi ladang amal yang dilaksanakan dengan tulus ikhlas.
Dalam kesempatan itu, Djumroni juga membacakan susunan kepengurusan yang sudah terbentuk sekaligus memperkenalkan pengurus kepada Panewu Seyegan yang hadir dalam Rakor MUI putaran ke 17 tersebut. Selain Panewu Seyegan dan jajarannya, Rakor mengundang juga Kapolsek, Danramil Seyegan, Kepala Puskesmas Seyegan, Korwil Pendidikan wilayah Seyegan, Kepada KUA Seyegan dan jajarannya serta Kamituwo dari Kalurahan. "Pertemuan MUI yang diadakan selapanan ini diadakan dengan tempat bergiliran dengan tujuan menjaga silaturahmi dan menjalin persaudaraan pengurus MUI Seyegan", tambah Djumroni
Djumroni juga melaporkan bahwa Komisi Dakwah sudah melaksanakan program kerjanya yaitu Pengajian 1 Muharram 1447 H yang mengundang Ketua Takmir Masjid-Mushola se Kapanewon Seyegan. Demikian juga Komisi Pendidikan yang telah melaksanakan program kerja kunjungan dan silaturahmi ke SD sampai SLTA (SMA dan SMK) dengan mengambil tema Pendidikan Karakter. "Respon Sekolah sangat positif dengan program kunjungan sekolah tersebut, bahkan banyak sekolah menginginkan tidak hanya sekali kunjungan sekolah dilaksanakan", ujarnya.
Selain itu, MUI juga memfasilitasi ceramah di Kalurahan dengan sasaran Karang Taruna dengan tema pendidikan karakter dalam rangka pembinaan Remaja. Polsek Seyegan juga memberi penyuluhan berkaitan dengan Bahaya Narkoba dengan sasaran yang sama.
Panewu Seyegan, Agung Endarta, S.Sos, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan kepada peserta Rakor bahwa MUI mempunyai peran yang signifikan menyangkut persoalan umat. Agung memberi contoh pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS) yang sering ada penolakan dari orang tua atau guru mengaji siswa yang bersangkutan. Artinya ada pemahaman agama yang berbeda dalam pelaksanaan imunisasi. Seterusnya Agung mengingatkan untuk memberi perhatian yang serius terhadap maraknya judi online di kalangan Generasi Muda. "Musim hujan yang sebentar lagi datang juga menjadi perhatian yang serius untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan gerakan 3 M nya sekaligus untuk mencegah timbulnya penyakit DB", jelas Agung mengingatkan.
Berkaitan dengan Kamtibmas, Agung juga menghimbau untuk meningkatkan keamanan wilayah. Kalurahan dapat mencanangkan program Kamtibmas dengan mengundang Karang Taruna sebagai peserta.
AKP Pujiono, SH, MM, Kapolsek Seyegan, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Polsek siap untuk bekerja sama dengan MUI dalam melaksanakan penyuluhan Narkoba, Miras atau materi yang lain. Hal senada juga disampaikan oleh Supriyanto yang mewakili Koramil Seyegan yang sudah melaksanakan kegiatan "Guru Tamu" di Sekolah Dasar dengan materi kegotong-royongan dan toleransi beragama serta ada di beberapa sekolahan melaksanakan pelatihan baris berbaris.
dr. Reny Anjar Asmarani, Kepala Puskesmas Seyegan mengapresiasi MUI yang telah banyak membantu memberi edukasi kepada orang tua siswa dalam kegiatan BIAS. Reni juga tertarik dengan pelibatan remaja dalam penyuluhan bahaya pergaulan bebas.
"Kegiatan Bina Keluarga yang dilaksanakan secara holistik di Kalurahan Margoluwih bisa dijadikan contoh pentingnya kolaborasi banyak pihak untuk menyelesaikan masalah", ujarnya.
Kunto Wijayandani, S.Pd., Korwil Pendidikan Wilayah Seyegan menyampaikan perlunya gerakan "MUI masuk Sekolah" sebagai bagian kegiatan dakwah. Diperlukan juga pembinaan mental bagi pendidik/guru dan orang tua siswa per semester untuk mencegah maraknya kasus perceraian dan perselingkuhan.
Widodo, S Pd, Perwakilan Kamituwo dari Kalurahan Margoluwih menyampaikan beberapa kegiatan yang langsung ke masyarakat seperti penyuluhan napza di 14 Padukuhan, bina keluarga balita dan Remaja serta kegiatan parenting dengan sasaran orang tua siswa. Widodo juga menghimbau, MUI menerbitkan naskah Khotib dengan tema aktual yang ada di masyarakat.
Sebagai sambutan terakhir, Edi Hermanta, S.Ag, Kepala KUA Seyegan dalam pengarahannya menyampaikan bahwa KUA membantu dalam memberikan penyuluhan dan nasehat sesuai kebutuhan masyarakat. Sebagai usulan, Edi mengajak setiap kali pertemuan disampaikan pula materi Fiqih sebagai dasar dalam beribadah. (Sutarto Agus/ KIM Seyegan)