Pengurus DMI Kapanewon Seyegan Periode 2026-2030 Resmi Dilantik
- Jan 03, 2026
- KIM Margo Raras
SEYEGAN - Pengurus Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kapanewon Seyegan periode 2026–2031 resmi dilantik pada Jum'at (2/1/2026) bertempat di Masjid Al Kautsar, Mrincingan, Kalurahan Margomulyo, Kapanewon Seyegan. Acara pelantikan sendiri dihadiri oleh jajaran Pengurus DMI Kabupaten Sleman, Panewu Seyegan, Kepala KUA Seyegan, Kawat Sosial Kapanewon Seyegan, Lurah Margomulyo, Babinsa/Babinkantibmas Kalurahan Margomulyo, IPHI, PCM, pengurus DMI Kapanewon Seyegan, serta para takmir masjid se-Kapanewon Seyegan.
Dalam sambutannya, Lurah Margomulyo, Eko Puji Mulyanto, menyoroti pengaruh media sosial yang begitu masif di tengah masyarakat. Ia menyampaikan keprihatinan atas maraknya kasus kenakalan remaja dan penyalahgunaan narkoba. Menurutnya, "Keberadaan DMI menjadi wadah strategis untuk memperkuat pembentukan mental generasi muda melalui nilai-nilai keagamaan", harap Eko
Sementara itu, Ketua Tim Formatur, H. Toni Susanto, menyampaikan laporan terkait penyelenggaraan Musyawarah Cabang (Muscab) DMI Kapanewon Seyegan yang dilaksanakan pada 7 September 2025 di Kantor Kapanewon Seyegan. Ia menjelaskan bahwa penyusunan kepengurusan dan program kerja pada prinsipnya melanjutkan program DMI sebelumnya, seperti pengajian dan pertemuan rutin setiap Jumat Wage. Selain itu, DMI Kapanewon Seyegan akan terus menjalin kerja sama dengan DMI Kabupaten terkait ketakmiran masjid serta dengan pihak lain, di antaranya BPJS Ketenagakerjaan.
Acara dilanjutkan dengan Prosesi pelantikan yang diawali dengan pembacaan Surat Keputusan Pimpinan Daerah DMI Kabupaten Sleman Nomor 134/DMI Sleman/SK/I/2026 tentang Pengesahan Pengurus dan Personalia Pimpinan Cabang DMI Kapanewon Seyegan Periode 2026–2031. Selanjutnya dilakukan ikrar pengurus DMI terlantik yang dipimpin oleh H. Suripto, SH, M.Si, Ketua II DMI Kabupaten Sleman.
Dalam arahannya, Suripto mengucapkan selamat kepada pengurus DMI Kapanewon Seyegan yang baru. Ia mendorong agar segera dibentuk DMI Ranting di setiap kalurahan sehingga dapat lebih memperkuat pembinaan masjid-masjid di wilayah Seyegan. Ia juga menyampaikan bahwa banyak pihak yang siap bekerja sama dengan DMI, terutama dalam upaya meningkatkan kesejahteraan jamaah masjid, penguatan ekonomi umat, serta pengelolaan lingkungan.
"DMI Kabupaten Sleman, juga mendukung masjid-masjid yang belum memiliki aplikasi Sistem Informasi Masjid (SIMAS). Intinya, DMI hadir untuk mensejahterakan jamaah masjid,” tegasnya.
Panewu Seyegan, Agung Endarta, S.Sos., M.Si, dalam pengarahan menyampaikan bahwa DMI Kapanewon Seyegan merupakan organisasi yang cukup dinamis. Terbukti dapat melaksanakan pergantian pengurus secara periodik yang merupakan bagian dari dinamika organisasi. Dari sekitar 120 masjid yang ada di Kapanewon Seyegan, baru sekitar 40 masjid yang tercatat aktif dalam DMI. Ia menekankan bahwa masjid harus menjadi pusat peradaban yang amanah dan dapat dipercaya.
Kegiatan pelantikan ditutup dengan pengajian dan doa yang disampaikan oleh Ustadz H. Djumroni. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)