PSM Sleman Hadiri HUT Ke-51 PSM DIY, Pengabdian Tanpa Pamrih Wujudkan Kesejahteraan Sosial

  • Jul 01, 2026
  • KIM Margo Raras

YOGYA - Semangat pengabdian tanpa pamrih mewarnai peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-51 Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Daerah Istimewa Yogyakarta yang digelar di Gedung Bima, Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Rabu (1/7/2026). Mengusung tema "Kita Satukan Langkah, Perkuat Pengabdian, Wujudkan Kesejahteraan Sosial", kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi para pejuang sosial dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Sekitar 80 undangan yang merupakan perwakilan Pengurus Harian PSM dari lima kabupaten/kota di DIY hadir dalam kegiatan tersebut. Dari Kabupaten Sleman, sebanyak 11 pengurus harian turut mengikuti rangkaian acara. Pada tahun 2026, Kota Yogyakarta mendapat kehormatan menjadi tuan rumah peringatan HUT PSM yang penyelenggaraannya dilakukan secara bergiliran di lima kabupaten/kota.

Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Yogyakarta, Ketua Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) DIY Anton Sutopo, perwakilan Dinas Sosial kabupaten/kota, serta unsur pilar-pilar sosial se-DIY.

Dalam sambutannya, Ketua IPSM DIY Anton Sutopo menyampaikan apresiasi kepada seluruh PSM yang selama ini menjadi garda terdepan dalam penanganan berbagai persoalan sosial di masyarakat. Menurutnya, para pekerja sosial adalah relawan yang bekerja dengan hati tanpa mengharapkan imbalan materi.

Anton juga mengingatkan agar seluruh anggota tetap konsisten menjalankan pengabdian, meskipun setiap hari dihadapkan pada berbagai persoalan sosial yang membutuhkan penanganan cepat serta koordinasi lintas sektor.

"PSM bekerja tanpa pamrih. Setiap hari selalu ada persoalan sosial yang harus kami bantu selesaikan. Semua dilakukan demi kemanusiaan dan kesejahteraan masyarakat," kata Anton Sutopo.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Yogyakarta Wawan Harmawan menegaskan bahwa semangat gotong royong merupakan kekuatan utama masyarakat Yogyakarta dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.

"Budaya kita adalah budaya gotong royong, nilai ini harus terus kita jaga dan hidupkan bersama karena menjadi kekuatan dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial di masyarakat," ujarnya.

Menurut Wawan, nilai gotong royong harus terus dipelihara sebagai karakter masyarakat yang mampu menjawab tantangan sosial di era modern. Ia juga menilai keberadaan PSM memiliki peran strategis dalam mendukung pelayanan kesejahteraan sosial.

"PSM adalah orang-orang hebat. Menjadi pekerja sosial berarti tidak lagi hanya memikirkan diri sendiri, tetapi lebih memfokuskan bagaimana membantu sesama. Ini adalah bentuk kepedulian yang luar biasa," katanya.

Pemerintah Kota Yogyakarta, lanjut Wawan, terus mendorong PSM untuk menghadirkan inovasi dalam pelayanan sosial sekaligus memperkuat kolaborasi dengan Dinas Sosial, pilar-pilar sosial, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat.

"Kita perlu penanganan yang lebih intensif dan langkah-langkah yang inovatif. Permasalahan sosial bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Karena itu kolaborasi harus terus diperkuat," tegasnya.

Ia juga berharap kegiatan sosial yang dilakukan para pekerja sosial mendapatkan dukungan anggaran yang semakin baik agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal.

"Saya berharap kegiatan-kegiatan sosial yang dilakukan para pekerja sosial bisa mendapatkan dukungan anggaran yang lebih baik sehingga pelayanan kepada masyarakat semakin optimal," tambahnya.

Sebagai puncak seremoni, Wakil Wali Kota Yogyakarta melakukan pemotongan tumpeng yang kemudian diserahkan kepada Ketua IPSM DIY sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan 51 tahun PSM. Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan pataka dari Wakil Wali Kota kepada Ketua IPSM DIY, yang selanjutnya diserahkan kepada Ketua IPSM Kabupaten Bantul sebagai simbol estafet penyelenggaraan HUT PSM. Kabupaten Bantul dijadwalkan menjadi tuan rumah peringatan HUT ke-52 PSM pada tahun 2027.

Kegiatan ditutup dengan ramah tamah yang semakin mempererat silaturahmi dan semangat kebersamaan antar pekerja sosial masyarakat se-Daerah Istimewa Yogyakarta dalam mewujudkan kesejahteraan sosial bagi seluruh masyarakat. (Sutarto Agus/KIM Seyegan)